Hai Kakak yang baik ^^
Mungkin Kakak kaget waktu Kakak baca surat ini sampe
habis. Kakak mungkin kaget juga, karena tiba-tiba dapat surat dari aku, dan Kakak
sama sekali engga tau aku. Tapi, aku cuma mau bilang sesuatu sama Kakak :)
Kakak tau engga, Kakak itu pencuri
Karena Kakak nyuri hati aku
Seriusan, engga becanda :)
Ya mungkin keliatan engga etis aja kaliyah, kalo aku
ungkapin duluan. Apalagi aku adik kelas. Tapi sekarang udah zaman emansipasi
wanita. Dan engga ada senioritas di sini, kan?
Jadi, aku mau bilang
Aku sayang Kakak {}
Udah sih gitu aja ka :$ :D
Maaf ka, kalo aku lancang, dan engga jelas :( tapi
intinya aku sayang Kakak {}
Semoga perasaanku engga bertepuk sebelah tangan ya, ka :)
-
Untuk Kakak senior :)
Dari sekian lama waktu berjalan
Dari sekian lama aku menunggu
Akhirnya, kini telah kutemukan
Sosok yang mengisi hatiku
Sepenggal bait puisi tadi hanyalah
sebagian dari ungkapan rasa bahagiaku. Iya, aku bahagia, ka. Aku bahagia karena
aku bisa melihat Kakak walau hanya dari jauh. Tapi, setidaknya kedua mataku
bisa melihat sesosok yang selalu membangkitkan semangatku. Apalagi saat aku
bisa melihat senyum manis yang mengembang di wajah Kakak.
Dan, dalam surat ini, aku hanya
ingin mengungkapkan perasaanku. Perasaan yang entah dari mana datangnya, dan
begitu tiba-tiba. Jadi, begini ka, yang mau aku bilang, aku sayang Kakak :)
Semoga Kakak bisa memahami
perasaanku ya, Ka :)
-
Hai Kakak senior yang selalu membuat hatiku berdebar saat
melihatmu :$
Aku sayang Kakak :)
Maaf ka, kalo aku terlalu lancang langsung menuliskan
tiga kata empat belas huruf itu di atas. :(
Aku memang sengaja menulisnya Kak, karena aku udah enggak
bisa lagi menahan perasaan yang meluap-luap dalam hatiku. Aku hanya ingin Kakak
tau perasaanku. Dan aku mengungkapkannya sekarang, karena aku takut, aku bakal
enggak bisa bilang itu ke Kakak kalo aku tunda-tunda.
Aku enggak berharap lebih kalo memang Kakak sudah menaruh
hati pada perempuan lain. Aku enggak apapa :) Aku hanya berharap besar kalo
Kakak bisa memahami perasaanku, itu saja :)
Terimakasih Kakak telah membacanya :)
-
Untuk Kakak yang baik :)
Mungkin Kakak bingung,
mendapatkan surat seperti ini. Surat yang tidak jelas siapa pengirimnya, karena
Kakak belum tahu siapa aku. Iya, Kak. Aku memang anak baru di sini. MOPDB yang
kuikuti pun belum selesai. Aku benar-benar baru dan asing bagi Kakak.
Surat ini aku tulis hanya untuk
mengatakan sesuatu kepada Kakak. Sesuatu yang mungkin, yah, dianggap sepele.
Tapi tidak sesepele dengan apa yang kurasa, Kak.
Aku tidak mau menulis terlalu
panjang karena aku tau, Kakak pasti malas membacanya. Jadi, langsung kukatakan
saja. Aku memendam perasaan pada Kakak dalam hati ini, Kak. Perasaan yang, yah,
sulit untuk kujelaskan. Tapi begitu besar adanya dalam hatiku, Kak.
Hanya itu yang ingin kukatakan
Kak. Jujur saja aku berharap lebih, tapi tidak apa-apa kalo memang kenyataanya
tidak sesuai harapanku.
Terimakasih Kak, telah merelakan
waktunya untuk membaca sepucuk surat yang tidak jelas ini. :)
-
Hai Kakak yang selalu menyita pandangan mataku :$
Sebelumnya, aku enggak terlalu peduli kalo aku dibilang
lancang ato bagaimana. Tapi ini kemauan hatiku, Kak. Kemauan rasa yang Tuhan
berikan di dalam hatiku loh ^_^
Di mataku, hanya Kakak lah yang menyita pandanganku
diantara senior-senor lain. Kakak harus tau, kedua mataku selalu mencari Kakak
saat Kakak belum aku liat. Dan aku, hatiku menyimpan rasa buat Kakak. :$
Aku enggak bercanda Kak, dan ini bukan gombal belaka. Tapi
ini emang yang aku rasa. Aku sayang Kakak, serius. :)
Udah, Kak. Ini aja sih yang mau aku bilang. Semoga engga
ada lagi perasaanku yang bertepuk sebelah tangan :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar